Program Kehamilan 3 Bulan Kelima

* Cek ke dokter.

pascal-edu.com – Jika sampai masuk dalam program kelima, baiknya langkah awal yang harus dilakukan adalah berkonsultasi ke dokter. Pilihlah dokter spesialis kandungan yang ramah dan enak diajak diskusi, karena faktor ini sangat berpengaruh terhadap kondisi emosional Mama. Terpenting, pertimbangkan saran dokter dengan bijak. Selalu tanyakan alasan mengapa suatu pengobatan dilakukan, apa baik dan buruknya.

Pasien berhak menolak jika saran dokter tidak diyakini. Saat kontrol ke dokter, pasien akan ditanya oleh dokter (anamnesis) mengenai apa yang dikeluhkan, sejak kapan terjadinya, apa kebiasaan yang dilakukan, dan sebagainya. Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan fisik dan cek lab bila diperlukan. Jika dianggap tidak perlu treatment khusus, dokter biasanya “hanya” memberikan beberapa tip seputar gizi dan kapan saat yang tepat berhubungan intim.

Namun umumnya, bila sudah satu tahun lebih menikah Mama Papa belum mendapat momongan padahal selama ini tidak menggunakan kontrasepsi, dokter akan menyarankan program kesuburan (infertility).

Tentunya hal ini diputuskan setelah melalui pemeriksaan kesuburan dan ditemukan adanya masalah seperti berikut ini:

– Fungsi saluran telur tidak maksimal sehingga ada kemungkinan tidak dapat terjadi pertemuan antara sel telur dengan sel sperma, sehingga tidak akan pernah terjadi pembuahan yang artinya gagal.

– Jumlah sperma sangat sedikit (<10 juta/cc), sebagian besar sperma tidak bergerak (30%), gerakan sperma sangat lambat (Astenozoospermia), sperma tidak keluar bersama air mani (Azoospermia).

– Mengalami endometriosis berat.

– Ketidaksuburan yang tak diketahui penyebabnya.

– Adanya antibodi terhadap sperma suami pada istri atau adanya antibodi pada sperma itu sendiri, sehingga tidak bisa membuahi telur. * Hindari aktivitas melelahkan. Jika Mama Papa dinyatakan sehat oleh dokter, cobalah untuk tidak terlalu lelah. Hal ini memang hal sepele. Saking sepelenya sering kali kita abaikan dan tidak dianggap serius. Padahal, sering berkerja lembur, misal, sangat menurunkan vitalitas dan kesehatan, juga tidak menutup kemungkinan kesuburan. Bahkan, ada yang mengatakan bisa membuat stres. Ingat, stres bisa memengaruhi kesuburan pria dan wanita, lo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *