Inilah Fungsi Bulatan Kuning dari Ban Mobil

Jika kalian simak atau perhatikan, hampir semua ban yang dijual dalam keadaan atau kondisi baru mempunyai bulatan kuning di bagian pinggirnya. Biasanya ini terpasang pada mobil yang masih baru.

Terlihatnya sih seperti cat yang tumpah, tapi ternyata warna kuning itu adalah tanda yang sengaja dibuat oleh produsen ban tersebut.

Saat memproduksi sebuah ban, semua produsen ban mobil hampir tidak mungkin mendapatkan 100% bobot yang sempurna di setiap bagian. Oleh karena itu, mereka memberi tanda kuning tersebut. Dan lebih uniknya lagi, itu bukan hanya sebagai tanda doing.

Titik yang paling ringan dari ban, pasti perlu diperlukan saat ban mau dipasang ke velg mobil. Karena masalah tersebut berkaitan dengan keseimbangan dari roda ban tersebut. Atau bisa disebut dengan balance.

Teknisi yang akan memasang ban, pasti otomatis akan mencari titik kuning tersebut, untuk diseleraskan dengan titik yang paling berat pada sebuah velg kendaraan. Dan ban dilakukan dengan meng-balancing agar keseimbangan pada roda bisa didapatkan dengan tepat dan juga cepat.

Bahkan ada juga produsen ban yang menggunakan tanda kuning tersubut sebagai penunjuk dari titik yang terberat. Ketika itu ditemukan, maka tanda titik kuning tersebut wajib diseleraskan dengan titik yang paling ringan dengan velg kendaraan.

Balancing dan spooring yang dilakukan pada ban sudah menjadi kewajiban perawatan yang harus dilakukan. Balancing bisa dilakukan jika ban sudah terasa getar, contohnya terjadi saat di kecepatan 100 km/jam. Di atas atau dibawah itu pasti tidak terasa apapun.

“ Agar tetap seimbang, maka timbanglah dari kedua sisi ban tersebut, karena ketidak seimbangan itulah yang dapat menimblkan getaran pada kecepatan tertentu.” Ucap pemilik bengkel.

Baca juga artikel lainnya: tempat gadai bpkb di bogor

Sementara untuk spooring gunanya adalah untuk meluruskan roda depan dan juga diatur lagi seperti sedia kala.

“ Kalo spooring itu, kami mengatur front aligment agar si ban tidak lari ke kanan atau ke kiri. Bahkan jika sudah melenceng, kan tidak enak mengemudi nya. Dan mobil pasti bakal susah dikendalikan.” Kata pemilik bengkel. Dan juga biasanya spooring dilakukan saat posisi setir tidak singkron dengan posisi dari roda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *