Kandungan Nutrisi pada Tanaman Jahe

Selain dikenal sebagai zat yang ditambahkan pada berbagai olahan makanan, jahe juga berkhasiat pada kesehatan manusia. Kandungan tanaman jahe terdiri dari berbagai elemen mulai dari zat menyusun kalori, vitamin, mineral dan antioksidan. Zat-zat tersebut berperan penting dalam menghasilkan khasiatnya sebagai tanaman obat tradisional.

Kandungan tanaman jahe

4 Kandungan Utama Tanaman Jahe

  • Kalori

Meski jumlahnya tidak seperti jenis makanan lain, jahe tetap memiliki sejumlah kalori. Dalam 100 gram jahe, terdapat 79 kcal yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidratnya sebesar 18 gram, lemak 0.8 gram, dan protein 1,8 gram. Jahe memang mengandung lemak, tapi konsumsinya tak mengakibatkan bertambahnya kolesterol karena jumlahnya 0 mg.

  • Vitamin

Terdapat dua jenis vitamin penting yang ada pada jahe. Pertama adalah vitamin C yang jumlahnya sekitar 5 mg dalam 100 gram jahe. Vitamin lainnya adalah B6 dengan kadar 0,2 mg saja. Itu sebabnya, konsumsi jahe dapat meningkatkan stamina dan menjaga kesehatan anda. Sementara peran vitamin B6 dalam jahe adalah mencegah mual terutama pada ibu hamil.

  • Mineral

Tanaman ini mengandung begitu banyak jenis mineral, terutama pada jenis jahe merah. Beberapa mineral tersebut adalah kalium sebanyak 415 mg, natrium sebanyak 13 mg, magnesium sejumlah 43 mg, zat besi 0,6 mg dan kalsium sebanyak 16 mg. Kandungan mineral yang cukup banyak ini membuat tanaman jahe sebagai fitofarmaka yang baik untuk menstabilkan kondisi tubuh.

  • Antioksidan

Jahe memang memiliki banyak khasiat karena kandungan antioksidannya yang cukup banyak. Selain adanya zingeron sebagai pemberi rasa yang tajam, jahe juga memiliki fenol dalam jumlah kecil dan oleoresin. Senyawa antioksidan yang tertinggi adalah oleoresin. Fungsi senyawa ini adalah untuk mencegah tubuh diserang dari berbagai penyakit seperti perut kembung, mual dan demam.

Penggunaan jahe sangat luas di berbagai negara. Bahkan ekstrasinya diolah menjadi campuran obat atau suplemen. Kandungan tanaman jahe yang banyak bermanfaat ini sering digunakan untuk mengobati penyakit seperti mual, gejala flu dan gangguan pencernaan. Sementara untuk bahan makanan, jahe memberi rasa pedas yang sangat segar pada sajian masakan.

Orang yang sukses budidaya jahe merah di jogja tidak hanya menjadikan rimpang ini sebagai konsumsi pribadi, sebagian hasil pane nada yang dijual ke pengepul atau langsung ke produsen yang memerlukan bahan dasar jahe merah jumlah besar.

Kini harga jahe merah mengalami kenaikan hingga 30% selama pandemic corona berlangsung. Hal itu terjadi karena terus bertambahnya angka permintaan dan stok jahe tidak mampu memenuhi kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *